Materi K13 Kelas 9 SMP Semester 1 Bab 1 Sistem Reproduksi Manusia

 

Sistem Reproduksi pada Manusia: Pengenalan, alat kelamin pria, alat kelamin wanita

Kelahiran bayi dalam sebuah keluarga merupakan peristiwa yang menandakan salah satu ciri makhluk hidup pada manusia yaitu reproduksi atau berkembang biak. Proses reproduksi pada manusia untuk melanjutkan keturunannya. Dalam biologi reproduksi diartikan sebagai proses terbentuknya individu baru. Secara umum cara perkembangbiakan makhluk hidup dapat digolongkan menjadi reproduksi aseksual (perkembangbiakan vegetatif) dan reproduksi seksual (perkembangbiakan generatif). Manusia tergolong makhluk hidup yang melakukan reproduksi seksual. Oleh karena itu, dalam melakukan perkembangbiakan melibatkan dua induk (orang tua) yang masing-masing mempunyai alat reproduksi yang mendukung proses perkembangbiakan tersebut.

Awal proses reproduksi manusia terjadi ketika sel sperma dari pria bertemu dengan sel telur wanita, umumnya terjadi dalam hubungan seksual. Proses ini dapat berjalan berkat adanya organ-organ reproduksi yang berfungsi dengan baik. Organ reproduksi beserta dengan kelenjar dan hormon membentuk sistem reproduksi yang berperan dalam proses reproduksi manusia. Sistem reproduksi manusia pada pria dan wanita berbeda, serta bekerja spesifik untuk masing-masing jenis kelamin secara genetik.

Mengenal Sistem Reproduksi Manusia Pada Pria dan Wanita.

Fungsi sistem reproduksi manusia pada pria terutama untuk produksi dan penyimpanan, serta mengantarkan sperma untuk pembuahan sel telur. Sedangkan, sistem reproduksi manusia untuk wanita memiliki fungsi memproduksi sel telur dan mengandung bayi. Kedua fungsi tersebut saling melengkapi dalam proses reproduksi.

Salah satu ciri makhluk hidup khususnya manusia adalah berkembang biak. Manusia berkembang biak untuk melestarikan jenisnya. Untuk berkembang biak manusia menggunakan alat reproduksi.Alat reproduksi manusia atau alat kelamin dibagi menjadi dua, yaitu alat kelamin pria dan alat kelamin wanita. Alat kelamin pria dan wanita ini terdiri atas alat kelamin dalam dan luar.

Sistem Reproduksi pada Manusia Pria

Alat Kelamin Pria

Alat kelamin pria terdiri dari alat kelamin luar dan alat kelamin dalam.

Alat Kelamin Luar

Alat kelamin luar terdiri dari penis dan skrotum. Penis adalah organ yang berfungsi untuk kopulasi (persetubuhan). Kopulasi adalah penyimpanan sperma dari alat kelamin jantan (pria) ke alat kelamin betina (wanita). Penis terdiri atas jaringan seperti busa dan memanjang dari glans penis (kepala penis). Jika terdapat rangsangan, jaringan ini akan terisi darah sehingga penis menegang yang disebut ereksi.
Skrotum adalah sebuah struktur berupa kantung yang terdiri atas kulit tanpa lemak subkutan, dan berisi sedikit saluran otot. Di dalam skrotum terdapat testis yang berfungsi menghasilkan sperma.

Alat Kelamin Dalam

Alat kelamin dalam yang dimiliki pria terdiri atas testis, saluran reproduksi, dan kelenjar kelamin.

Testis

Testis adalah organ kelamin pria yang berfungsi menghasilkan spermatozoa dan hormon testosteron. Testis berjumlah sepasang,berbentuk bulat telur,dan terdapat pada skrotum. Pada testis terdapat pembuluh-pembuluh halus yang disebut tubulus seminiferus. Pada dinding tubulus seminiferus terdapat spermatogonium yang diploid. Di antara tubulus seminiferus terdapat sel-sel interstisiil yang mensekresi hormone testosteron. Selain itu, terdapat sel-sel berukuran besar yang disebut sel sertoli yang berfungsi menyediakan makanan bagi spermatozoa.

Saluran Reproduksi

Saluran reproduksi pada pria terdiri atas duktus epididimis dan vas deferens. Duktus epididimis adalah organ kecil seperti tabung sempit yang sangat panjang dan berliku-liku, melekat di belakang testis. Epididimis berfungsi sebagai tempat pematangan sperma lebih lanjut dan tempat penyimpanan sperma sementara.
Dari epididimis, sperma masuk ke dalam saluran vas deferens menuju vesikula seminalis (kantung sperma). Vas deferens adalah sebuah saluran dari bagian bawah epididimis yang mengarah ke atas, kemudian melingkar dan salah satu ujungnya berakhir pada kelenjar prostat. Saluran vas deferens bersatu membentuk duktus ejakularotius pendek yang berakhir di uretra.Kemudian,uretra dan ductus ejakularotius berakhir di ujung penis.

Kelenjar Kelamin

Pada pria terdapat tiga kelenjar yang dapat menunjang kehidupan sperma. Kelenjar-kelenjar ini adalah vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar cowper(bulbu uretral).

Vesikula Seminalis

Vesikula seminalis adalah kantung sperma berupa dua buah kelenjar tubulus yang terletak di kanan dan kiri di belakang kandung kemih. Vesikula seminalis mengeluarkan cairan berwarna jernih dan kental, mengandung lendir, asam amino, dan fruktosa. Cairan ini berfungsi sebagai persediaan makanan bagi sperma.

Kelenjar Prostat

Kelenjar prostat memiliki ukuran kira-kira sebesar buah kenari besar, terletak di bawah kandung kemih mengelilingi uretra. Kelenjar prostat mengeluarkan cairan yang encer berwarna putih seperti susu dan bersifat alkalis atau basa.

Kelenjar Cowper

Kelenjar cowper yang disebut juga kelenjar bulbu uretral memiliki bentuk kecil, berjumlah sepasang, dan terletak di sepanjang uretra. Kelenjar ini menghasilkan cairan yang kental untuk membersihkan uretra dari residu urine. Setelah uretra bersih, barulah sperma (semen) dikeluarkan. Uretra merupakan saluran di dalam penis yang berfungsi sebagai saluran urine dan semen.

Alat Kelamin Wanita

Sistem Reproduksi pada Manusia Wanita
Alat kelamin wanita menghasilkan ovum. Alat kelamin wanita ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu alat kelamin luar dan alat kelamin dalam.

Alat Kelamin Luar

Alat kelamin luar pada wanita dikenal sebagai vulva, yang terdiri atas:

Mons Veneris

Mons veneris, yaitu sebuah bantalan lemak yang terletak di depan simfisis pubis.

Labia Mayora (Bibir Besar)

Labia mayora (bibir besar) adalah dua lipatan tebal yang membentuk sisi vulva. Labia minora (bibirkecil) adalah dua lipatan kecil dari kulit di antara bagian atas labia mayora.

Klitoris

Klitoris adalah sebuah jaringan erektil kecil yang serupa dengan penis laki-laki. Klitoris terletak pada pertemuan antara kedua labia dan dasar mons pubis. Ukurannya sangat kecil sebesar kacang polong, penuh dengan sel saraf sensorik dan pembuluh darah sehingga sangat peka (sensitif).

Kelenjar Vestibularis Mayor (Bartholini)

Kelenjar vestibularis mayor (bartholini) terletak tepat di belakang labia mayora, di setiap sisi kelenjar ini mengeluarkan lendir dan salurannya keluar antara himen dan labia minora. Himen dikenal sebagai selaput dara, yang merupakan selaput dari membran tipis, ditengahnya terdapat lubang tempat keluarnya darah menstruasi.

Sistem Reproduksi pada Manusia Wanita 2

Alat Kelamin Dalam

Alat kelamin dalam wanita terdiri atas vagina, uterus, oviduk, dan ovarium.

Vagina

Vagina adalah tabung berotot yang dilapisi membran dari jaringan epitel dan dialiri pembuluh darah. Panjang vagina adalah dari vestibula sampai serviks (mulut rahim). Vagina berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma dan berguna dalam proses kelahiran bayi.

Uterus(Rahim)

Uterus adalah organ yang tebal, berotot, berbentuk buah pir, terletakdi dalam pelvis antara rektum dan kandung kencing. Dinding rahim memiliki banyak pembuluh darah sehingga dindingnya menebal ketika terjadi pertumbuhan janin. Rahim terdiri atas 3 lapisan, yaitu:

Lapisan parametrium

Lapisan parametrium merupakan lapisan paling luar dan yang berhubungan dengan rongga perut.

Lapisan miometrium

Lapisam miometrium merupakan lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi).

Lapisan endometrium

Lapisan endometrium merupakan lapisan dalam rahim tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Lapisan ini terdiri atas lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah. Di bagianbawah, uterus menyatu dengan vagina dan bagian atasnya menyatu dengan tuba fallopi. Uterus berfungsi sebagai tempat janin menempel, tumbuh, dan berkembang sampai proses kelahiran.

Oviduk (Tuba Fallopi)

Tuba fallopi disebut juga saluran telur, terdapat di sebelah kiri dan kanan bagian atas uterus. Panjangnya kira-kira 10 cm dan di bagian ujung dekat uterus menyempit. Pada bagian ujung tuba fallopi terdapat fimbriae (umbai), yang berfungsi menangkap sel telur saat ovulasi. Salah satu fimbriae menempel ke ovarium. Tuba fallopi berfungsi untuk mengantarkan ovum dari ovarium ke uterus.

Ovarium

Ovarium adalah organ yang berfungsi menghasilkan ovum.Ovarium memiliki bentuk seperti biji buah kenari, terletak di kanan dan kiri uterus, di bawah tuba fallopi. Ovarium berisi sejumlah besar ovum yang belum matang,yang disebut oosit primer atau folikel.
Setiap bulan, wanita mengalami pematangan sel folikel menjadi folikel de Graaf. Sel telur yang sudah matang (folikel de Graaf) akan terlepas dari folikel. Kejadian ini disebut ovulasi. Ovarium juga menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*