Materi SMP K13 Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1 Bab 2 Cerita Fantasi Pengertian dan Ciri

Cerita Fantasi

Cerita Fantasi-BiarPintar.Com – Pernahkah kamu mendengar cerita fantasi? Ya, cerita fantasi berkaitan erat dengan daya kreativitas, karena ketika seseorang sedang berfantasi berarti dia sedang berusaha mengasah dan menumbuhkan daya kreativitas berupa imajinasi akan sesuatu. Fantasi biasanya berupa sesuatu yang spektakuler, menyenangkan, fiksi, dan tidak ada dalam dunia nyata.

Pengertian Cerita Fantasi

Cerita Fantasi img gundala
Apa itu cerita fantasi?

Cerita fantasi adalah cerita fiksi yang memiliki dunia imajinasi yang di buat oleh penulis. Penokohan, setting, alur dalam cerita fantasi tidak nyata karena hanya fantasi dari penulis. Adapun tema yang di buat adalah magic, supernatural, dan futuristik.

Didalam cerita fantasi kejadiannya sangat tidak mungkin bisa terjadi di dunia nyata. Penokohan, setting, alur , latar maupun kejadian yang terjadi dalam cerita fantasi murni merupakan karangan/imajinasi pengarang/penulis dengan harapan para pembaca tanpa sadar ikut masuk dalam dunia imajinasi sang pengarang/penulis dan pembaca dapat mengembangkan imajinasi menurut versi mereka sendiri.

Cerita fantasi biasanya disukai oleh anak-anak karena mereka bebas berimajinasi dengan apa yang mereka dengar atau lihat. Cerita fantasi sangat baik untuk mengasah dan menumbuhkan daya kreativitas anak. Meskipun begitu orang dewasa juga suka dengan cerita fantasi karena dapat memberikan hiburan tersendiri sekaligus nostalgia imajinasi masa kanak-kanak.

Ciri-Ciri Cerita Fantasi

Adapun beberapa ciri – ciri cerita fantasi adalah sebagai berikut :

Ide Cerita yang Sangat Luas

Ide cerita yang ada dalam teks cerita fantasi biasanya sangat luas bahkan hampir bisa dikatakan tanpa batas tidak bisa dibatasi realita atau kenyataan dunia, bebas sesuai imajinasi sang penulis. Imajinasi merupakan anugerah Allah SWT yang berupa daya kreativitas yang cakupannya sangat luas.
Teks cerita fantasi biasanya menggunakan tema magic, supranatural, mistis, futuristik dan masih banyak lainnya.

Terdapat Keanehan, Misterius, dan Keajaiban

Di dalam teks fantasi biasanya cerita terdapat keanehan seperti sihir, makhluk ajaib, maupun sesuatu yang misterius. Ciri ini maksudnya ialah unsur-unsur di dalam cerita fantasi tidak bisa/dapat dinalar atau dilogika
Contoh keanehan di dalam cerita terdapat tokoh yang memiliki kemampuan sihir seperti dapat terbang, bisa menghilang, dapat bergerak/berlari secepat kilat dan sebagainya.
Biasanya juga terdapat makhluk ajaib atau keanehan yang ada didalam cerita bersifat berlebihan seperti peri kecil yang dapat terbang dan berbicara, adanya raksasa, maupun kuda yang bisa terbang dan lain-lain.
Cerita fantasi merupakan cerita yang bisa merubah apapun yang tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata dan bisa terjadi dalam teks cerita fantasi dengan cara menghidupkan dalam bentuk cerita.
Hal tersebut karena teks dari cerita fantasi adalah teks karangan cerita yang sifatnya imajinatif atau dari imajinasi yang dibuat dari sang penulis atau sang pengarang cerita.

Latar

Latar yang digunakan didalam teks cerita fantasi bisa menembus ruang dan waktu. Maksudnya adalah dalam teks fantasi menggunakan lokasi tempat dan waktu yang jauh melebihi dari batasan realita/kenyataan yang berlaku.
Sebagai contoh di dalam cerita ada teknologi mesin waktu, bisa membawa manusia ke masa lalu maupun masa depan dan bisa pergi ke lokasi/tempat di mana saja, sesuatu hal yang mustahil dilakukan dalam kehidupan nyata, namun dengan teks cerita fantasi tersebut apapun yang tidak bisa terjadi akan bisa terjadi dalam cerita.

Tokoh yang Unik

Salah satu ciri-ciri dari teks cerita fantasi adalah adanya tokoh yang sangat unik dan mempunyai keahlian yang diluar pemikiran manusia biasa.
Disebabkan karna pengertian cerita fiksi yang menekankan kebebasan imajinasi penulisnya, maka tokoh atau juga karakter yang muncul di dalam cerita bisa jadi sangat unik atau juga bahkan tidak mungkin dapat ditemukan di kehidupan nyata.
Tokoh tersebut biasanya mempunyai kelebihan sendiri yang sangat unik dan berbeda dengan yang lain. Contohnya saja seperti karakter ultraman yang semula manusia biasa dapat berubah menjadi raksasa yang mempunyai kemampuan terbang dan melawan monster raksasa.

Fiksi atau Khayalan

Ciri-ciri dari teks cerita fantasi adalah sifatnya yang berupa fiksi atau khayalan. Karena teks cerita fantasi yang bersifat fiksi atau khayalan merupakan buah imajinasi dan daya kreativitas pengarang/penulisnya. Imajinasi dan daya kreativitas yang tidak akan bisa dinalar oleh pikiran normal sesuai kenyataannya di dunia nyata.

Gaya Bahasa

Dalam teks cerita fantasi, gaya bahasa yang digunakan oleh pengarang/penulis biasanya tidak menggunakan bahasa yang baku atau formal. Melainkan menggunakan bahasa yang bervariasi dalam ceritanya.
Penggunaan bahasa yang variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan akan menarik pembaca sampai akhir cerita dan bisa menghayati apa yang terjadi dalam alur cerita fantasi dan cenderung merangsang, mengasah, dan menumbuhkan daya kreativitas dan imajinasi pembaca.

Struktur Teks Cerita Fantasi

Struktur cerita ini sama dengan teks narasi karena terdiri dari konflik, orientasi, resolusi, dan ending yang di jelaskan seperti berikut :

Orientasi

Orientasi atau pengenalan yang dimaksud dalam teks cerita fantasi adalah suatu bagian dimana pengarang/penulis memberikan pengenalan dari nama tokoh, latar atau tempat kejadian, suasana kejadian, tema, dan beberapa gambaran dari alur yang akan diceritakan kedepannya.
Pada bagian tersebut biasanya pengrang/penulis akan menceritakan watak atau sifat dari sang tokoh yang bisa menggambarkan apa yang akan terjadi pada selanjutnya.
Biasanya bagian orientasi mengandung “Hook” yang dapat memancing rasa penasaran pembaca.

Konflik

Yang dimaksud konflik pada teks cerita fantasi adalah suatu bagian dimana pengarang/penulis menempatkan titik awal dimulainya permasalahan yang akan menjadi inti dari cerita fantsasi.
Konflik disini berupa puncak dari sebuah cerita dan pembaca juga cenderung akan merasa terus ingin membaca akhir cerita karena ingin mengetahui seperti apa kelanjutan dari konflik tersebut. Pada bagian ini, tokoh-tokoh beserta karakternya akan lebih dominan dimunculkan.

Resolusi

Resolusi adalah suatu bagian dimana pengarang/penulis menempatkan titik akhir penyelesaian dari konflik atau masalah yang tengah terjadi, dari sini masalah atau konflik yang terjadi akan mereda atau selesai. Dengan adanya karakter tokoh yang datang dan bersifat bijaksana yang bisa untuk menyelesaikan konflik.
Resolusi disini merupakan teks dalam cerita fiksi yang berfungsi sebagai informasi penentu kepada pembaca yang akan terjadi pada akhir cerita. Resolusi sangat memengaruhi nantinya akhir cerita akan seperti apa.

Ending

Ending atau yang dimaksud dengan cerita akhir adalah suatu bagian dimana pengarang/penulis memberikan penutup dari cerita fiksi. Pada akhir cerita atau ending dibagi menjadi dua yang pertama yaitu happy ending dan sad ending.
Happy ending yang berarti tokoh yang mempunyai sifat yang baik dari cerita fantasi tersebut akan hidup bahagia selamanya.
Kedua adalah Sad ending yang berarti tokoh yang mempunyai sifat baik atau jahat akan ada yang berakhir pada cerita yang kurang menyenangkan.
Ending merupakan bagian yang paling dinanti-nanti karena disini tujuan akhir dari cerita tergambarkan.

Jenis Cerita Fantasi

Beberapa jenis cerita fantasi adalah sebagai berikut :

Berdasarkan Kesesuaiannya

Jenis cerita fantasi berdasarkan kesesuaiannya dalam kehidupan nyata ada dua kategori, antara lain:

Cerita Fantasi Total

Cerita fantasi ini berisi fantasi pengarang terhadap objek/ tertentu. Pada cerita kategori ini semua yang terdapat pada cerita semua tidak terjadi dalam dunia nyata. Jadi nama orang, nama objek, nama kota benar-benar rekaan pengarang.

Cerita Fantasi Irisan

Cerita ini merupakan cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa pernah terjadi pada dunia nyata.

Berdasarkan Latar Cerita

Cerita fantasi berdasarkan latar cerita di bagi menjadi dua diantaranya sebagai berikut :

Latar Sezaman

Cerita ini berarti menggunakan latar di satu masa (fantasi masa kini, fantasi masa lampau, atau fantasi masa yang akan datang/ futuristik) dan tetap menggunakan fantasi

Latar Lintas Waktu

Cerita ini merupakan cerita yang menggunakan latar waktu yang berbeda – beda, misal menggunakan dua latar waktu yang berbeda, contohnya; masa kini dengan masa depan.

Contoh Cerita Fantasi

 
 

Cerita Fantasi Nelayan dan Ikan Ajaib

Cerita Fantasi img nelayan dan ikan ajaib
Ada seorang nelayan miskin yang kesepian. Ia sedang termenung dipinggir danau sembari memancing ikan. Telah lama ia menunggu, tiba-tiba kailnya ada yang menarik tanda ada ikan yang terperangkap. Nelayan tersebut sangat senang karena hasil pancingannya kali ini mendapatkan ikan mas besar yang cantik. “Wah, aku bakal makan ikan goreng yang sedap hari ini!” gumamnya.

Sesaat setelah nelayan tersebut memindahkan ikan kepada kantong air untuk dibawa kerumah, ia mendengarkan sebuah tangisan. “Huhuhu tolong lepaskan aku”. Nelayan tersebut kebingungan dari mana asalnya suara tersebut?
“Aku dari dalam sini, aku ikan ajaib” Kata ikan tersebut. Nelayan tadi kaget bukan kepalang mendapati ikannya bisa bicara. “Lepaskan aku, aku akan menuruti semua permintaanmu” kata ikan tersebut. Karena nelayan itu tidak tega, ia melepaskan ikan tersebut tanpa meminta imbalan apapun.

Saat ikan tersebut telah dilepaskan, ia tiba-tiba menjelma menjadi gadis yang sangat cantik. Kemudian, nelayan dan gadis ikan tersebut menikah dan bahagia selamanya.
 
 

Cerita Fantasi Batu Menangis


Ada seorang anak perempuan yang sangat manja. Ia suka membeli barang-barang mewah padahal ibunya hanyalah seorang penjual kayu bakar. Meskipun begitu, jika ia tidak dituruti kemauannya, ia akan marah. Ia akan mulai merajuk dan menangis hingga ibunya menuruti segala permintaannya.

Ia selalu meminta dibelikan ini itu tanpa memikirkan apakah ibunya memiliki uang atau tidak. Ibunya selalu berusaha sabar meskipun untuk mengumpulkan uang saja, ia harus berjalan sangat jauh dari hutan ke kota untuk menjual kayu bakarnya.

Suatu ketika, anak perempuan tersebut meminta ibunya menemaninya membeli baju baru di kota. Ia membeli baju sangat banyak dan meminta ibunya untuk membawakan semua barang belanjaannya. Ia memperlakukan ibunya seperti layaknya seorang pembantu.

Saat sedang perjalanan pulang, ada seseorang yang memanggil gadis itu. “Hai gadis cantik, sungguh cantik parasmu. Sedang bersama ibumu kah dirimu?” Tanya pemuda tersebut. Gadis tersebut merasa malu untuk mengakui ibunya yang berpakaian lusuh. Gadis itu berkata, “Bukan, dia adalah pembantuku”.

Mendengar pernyataan tersebut, ibunya sangat kecewa dan sedih. Tanpa terasa sang ibu berdoa kepada Tuhan, “Ya Tuhan, aku sangat kecewa. Aku marah mempunyai anak yang hatinya keras bagaikan batu. Lebih baik jadikan dia batu saja” Ibunya berkata demikian sembari meninggalkan anaknya sendirian. Ibu itu berlari pulang dengan hati yang sangat kecewa.

Tiba-tiba langit menggelegar, dan gadis itu berubah menjadi batu. Batu tersebut menangis dan mengeluarkan air mata, “Huhuhuh ibu maafkan aku” Begitu tangisnya. Tangisnya membesar dan membuatnya menjadi danau dengan patung anak perempuan disampingnya. Ia dikutuk menjadi batu menangis selamanya.
 
 

Cerita Fantasi Jaka Gledek Anak Ajaib


Alkisah, di sebuah desa di lereng lembah Gianti, pada suatu malam lahirlah seorang bayi dari rahim seorang perempuan miskin. Perempuan miskin itu hidup sendirian dan tidak ada warga yang mengetahui bahwa dia sedang hamil. Ketika bayi itu lahir, hujan lebat beserta petir sedang melanda. Tepat pada tengah malam, sang bayi lahir bersamaan dengan petir yang menyambar rumah perempuan itu dan menyebabkan rumah terbakar. perempuan itu mati terbakar dan secara ajaib, sang bayi berhasil selamat. Ia ditemukan keesokan harinya oleh seorang pengemis tua dan diasuhnya sang bayi tersebut. Bayi itu diberi nama Jaka Gledek untuk mengenang peristiwa petir yang menyambar rumahnya.

Jaka Gledek tumbuh sebagai bayi yang nakal dan suka mengganggu temannya. Tubunnya besar, membuat teman-temannya takut padanya. Ia pun memiliki sebuah kelebihan, yaitu kebal terhadap api. Karena kenakalannya, warga desa tidak menyukainya. Pak RT termasuk warga yang sangat membenci Jaka Gledek karena anaknya sering menjadi korban kenakalan Jaka Gledek. Pak RT bersama para warga mengadakan rapat untuk membahas Jaka Gledek. Mereka sepakat untuk mengusir Jaka Gledek apa bila kenakalannya tidak dapat di kendalikan lagi.

Pada suatu malam Jumat, hujan petir kembali melanda desa. Para warga ketakutan rumah mereka akan di sambar petir. Petir ternyata menyambar beberapa rumah warga, termasuk rumah Pak RT yang akhirnya terbakar. Para warga mengungsi ke tempat yang aman, termasuk Pak RT. Tapi ternyata, anak Pak RT tidak sempat ikut mengungsi karena ia sedang tidur dan pintunya terkunci. Ia tidak sempat menyelamatkan diri.

Jaka Gledek yang mengetahui bahwa anak Pak RT yang masih berada di rumah, segera menuju ke rumah Pak RT dan menyelamatkan anak Pak RT. Tanpa takut, ia menerobos rumah yang terbakar dan segera mendobrak kamar anak Pak RT dan menyelamatkannya. Para warga merasa lega dan berterima kasih pada Jaka Gledek terutama Pak RT.

Setelah kejadian itu mereka tidak lagi menganggap Jaka Gledek sebagai anak nakal. Mereka bahu membahu membantu Jaka Gledek dengan menyekolahkannya agar Jaka Gledek mempunyai pendidikan budi pekerti. Setelah sekolah, Jaka Gledek sadar bahwa kekuatannya seharusnya tidak digunakan untuk nakal pada temannya. Justru ia dapat menolong banyak orang dengan kekuatan supernya itu.
 
 

Cerita Fantasi Sepasang Penyihir


Di sebuah desa yang damai hiduplah sepasang saudara kembar yang bernama Kiko dan Kiki. Keduanya memiliki kemampuan istimewa yaitu ilmu sihir. Namun, sifat keduanya sangat jauh berbeda, Kiko memiliki sifat yang sangat sombong dan kasar. Sedangkan Kiki mempunyai sifat yang baik dan juga penyabar. Kiki merupakan kakak dari Kiko, selalu melarang adiknya untuk menunjukkan kemampuannya pada teman-teman. Namun, karena ia memiliki kemampuan yang lebih besar dari pada sang kakak, Kiko pun semakin menjadi-jadi. Ia mengubah semua benda di rumahnya menjadi batu. Bahkan ia juga mengubah hewan peliharaan orang tuanya menjadi batu.

Sering kali Kiki menasihatinya namun, ia tak pernah mendengarkan nasihat dari kakaknya tersebut. Terdapat satu benda di rumahnya yang belum ia ubah menjadi batu yaitu cermin. Ia mencoba membacakan mantra di depan cermin untuk mengubahnya menjadi batu.

Akan tetapi, yang terjadi adalah mantra tersebut berbalik ke arahnya dan ia pun menjadi batu. Arko sangat kebingungan dan mengunjungi guru sihir hebat untuk mengubah kembali sang adik. Namun, penyihir tersebut tidak bisa mengubahnya karena, mantra itu bersifat abadi.

Dan yang bisa mengubahnya hanyalah orang yang membacakan mantra untuk mengubah benda menjadi batu atau Kiko sendiri. Pada Akhirnya, Kiko pun menyesal karena telah menyalahgunakan sihirnya dan tidak dapat kembali ke wujud aslinya.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*