Materi SMP K13 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7 Semester 1 Bab 2 Perilaku Jujur Amanah dan Istiqomah

Perilaku Jujur Amanah dan Istiqomah

perilaku jujur amanah dan istiqomah img1 polisi
Perilaku jujur Amanah dan Istiqomah-BiarPintar.com – Berbohong merupakan perilaku tercela yang harus kita hindari dalam kehidupan ini. Allah SWT dan Nabi Muhammad saw sangat menyukai orang­ orang yang selalu berbuat baik, jujur, amanah, dan istikamah. Kita harus menerapkan ketiga perilaku tersebut dalam kehidupan sehari­hari. Bagaimanakah caranya? Pelajarilah materi berikut dengan saksama!

perilaku jujur amanah dan istiqomah img1
Artinya: “Dan janganlah kalian campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah kalian sembunyikan yang hak itu, sedang kalian mengetahui.” (Q.S.Al­Baqarah/2: 42)

Dalam firman Allah SWT tersebut, terdapat salah satu contoh sifat terpuji yang harus dimiliki oleh setiap manusia, yakni perilaku jujur. Allah SWT menyayangi orang-­orang yang jujur. Selain jujur, masih ada banyak sifat-­sifat terpuji lainnya, di antaranya amanah dan istqomah. Supaya memahami ketiga perilaku terpuji tersebut, simaklah materi berikut dengan saksama!

Dalam bahasa Arab, jujur merupakan terjemahan dari kata sidiq yang berarti benar. Orang yang jujur merupakan orang yang berkata benar dan tidak ada sesuatu yang dirahasiakan. Jujur dapat diartikan sebagai suatu sikap yang mencerminkan adanya kesesuaian antara hati, perkataan, dan perbuatan.

Pengertian Jujur

Jujur merupakan suatu sikap yang mencerminkan adanya kesesuaian antara hati, perkataan, dan perbuatan. Sesuatu yang diniatkan oleh hati, diucapkan oleh lisan/ mulut, dan ditampilkan dalam perbuatan yang sesungguhnya terjadi dan sebenarnya.

Kejujuran sangat erat kaitannya dengan hati nurani. Hati nurani senantiasa mengajak manusia kepada kebaikan dan kejujuran. Namun, terkadang kita enggan mengikuti hati nurani dikarenakan kita lebih mengikuti keinginan hawa nafsu. Kejujuran dapat membawa kebenaran, dan kebenaran dapat mengantarkan seseorang ke surganya Allah SWT.
Sabda Nabi Muhammad SAW “ Dari Abdullah ibn Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya jujur itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga…” (H.R.Bukhari).

Kejujuran merupakan salah satu akhlak terpuji (akhlakul karimah/ mahmudah). Seharusnya sifat jujur juga menjadi identitas seorang muslim. Katakan bahwa yang benar itu adalah benar dan yang salah itu salah. Jangan dicampur adukkan antara yang hak dan yang batil.

Bentuk-bentuk Kejujuran

Ada beberapa bentuk kejujuran yang harus dimiliki oleh setiap muslim, yaitu sebagai berikut.
a. Kejujuran lisan, yaitu memberitakan sesuatu sesuai dengan kenyataan yang terjadi, kecuali untuk kemaslahatan yang dibenarkan oleh syariat seperti dalam kondisi perang, mendamaikan dua orang yang bersengketa, dan sebagainya.
b. Kejujuran niat dan kemauan, yaitu dorongan terhadap setiap langkah seseorang dalam tindakan untuk menunaikan hukum Allah SWT dan ingin mencapai ridha­Nya.
c. Kejujuran tekad dan amal perbuatan, yaitu melaksanakan suatu pekerjaan sesuai dengan yang diridhai Allah SWT.

Ciri-ciri Orang yang Jujur

Orang yang jujur memiliki ciri-­ciri, yaitu sebagai berikut:
a. Tidak bersikap pura­-pura.
b. Berkata apa adanya.
c. Tidak berkata bohong.
d. Tidak menipu diri sendiri maupun orang lain.
e. Mau mengakui kelebihan dan kekurangan orang lain
f. Dapat mengemban kepercayaan tau amanah dari orang lain.
g. Tidak membohongi diri sendiri dan orang lain.
h. Tidak mengambil hak milik orang lain.

Penerapan Perilaku Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari

Adapun contoh penerapan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-­hari, yaitu sebagai berikut.
Tabel 2.1 Penerapan perilaku jujur

 

No. Lingkungan Contoh Penerapan Perilaku Jujur
1. Di rumah a. Tidak berbohong kepada ayah dan ibu.
b. Bersedia mengakui kesalahan dan meminta maaf.
c. Meminta izin kepada orang tua jika hendak keluar rumah.
2. Di Sekolah a. Berani bertanya kepada guru jika ada yang belum diketahui.
b. Tidak menyontek saat ulangan.
c. Meminta izin jika hendak keluar kelas.
d. Tidak berkata bohong kepada guru.
3. Di Masyarakat a. Mengembalikan barang temuan kepada pemiliknya.
b. Selalu menepati janji
c. Tidak mengambil barang milik tetangga.
d. Tidak berlaku curang saat bermain dengan teman.

Keutamaan Sikap Jujur

Sikap jujur memiliki beberapa keutamaan, yakni sebagai berikut.
a. Kejujuran membawa kebenaran yang dapat mengantarkan seseorang kesurga.
b. Orang yang jujur disukai oleh orang lain.
c. Orang yang jujur akan memperoleh derajat tertinggi bersama orang­orang saleh.
d. Kejujuranakan membawa keberkahan.
e. Kejujuran akan menimbulkan ketenangan hidup.

Mari Berperilaku Amanah

Amanah artinya menyampaikan hak-­hak kepada pemiliknya, tidak mengambil sesuatu melebihi haknya, dan tidak mengurangi hak orang lain, baik berupa harta maupun jasa. Amanah menggambarkan orang yang selalu menepati janji atau berkata jujur dalam kehidupannya.

Perilaku Amanah Berdasarkan Objeknya

Amanah berdasarkan objeknya dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut.
a. Amanah terhadap Allah SWT, berupa ketaatan akan segala perintah dan menjauhi segala larangan­ Nya. Contoh amanah kepada Allah SWT, yaitu menjalankan semua yang diperintahkan dan meninggalkan semua yang dilarang­Nya.

Allah SWT berfirman:
perilaku jujur amanah dan istiqomah img2
Artinya: “Wahai orang­-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad),dan (juga) janganlah kalian mengkhianati amanat-­amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”.(Q.S. Al­Anfal[8]:27)

b. Amanah terhadap sesama manusia, meliputi hak-­hak antar sesama manusia. Misalnya, ketika dititipi pesan atau barang, maka kita harus menyampaikannya kepada yang berhak.
perilaku jujur amanah dan istiqomah img3
Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT menyuruh kamu untuk menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya …”. ( Q.S. An Nisa [4]:58)

c. Amanah terhadap diri sendiri, yakni memelihara dan menggunakan segenap kemampuan demi menjaga kelangsungan hidup, kesejahteraan, dan kebahagiaan diri. Allah SWT berfirman:
perilaku jujur amanah dan istiqomah img4
Artinya: “Dan(sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-­amanat dan janjinya” (Q.S. Al­Mu’minun [23]:8)

Hikmah Perilaku Amanah

Sikap amanah memiliki dampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain, yaitu sebagai berikut.
a. Dipercaya orang lain.
b. Mendapatkan simpati dari semua pihak, baik kawan maupun lawan.
c. Mendapat kemudahan dari AllahSWT.
d. Sebagai wujud pelaksanaan perintah Allah SWTdan rasul­Nya.
e. Menjadi salah satu ukuran kedekatan seseorang kepada Allah SWT.

Penerapan Perilaku Amanah dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut beberapa contoh penerapan perilaku amanah dalam kehidupan sehari-­hari.
a. Menjaga titipan dan mengembalikannya seperti keadaan semula.
b. Menjaga rahasia orang lain.
c. Tidak menyalahgunakan jabatan.
d. Memelihara semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT berupa umur, kesehatan, harta benda, ilmu, dan sebagainya.

Mari Berperilaku Istiqomah

Pengertian Istiqomah

Istiqomah merupakan sikap teguh dalam mempertahankan keimanan dan keislaman walaupun menghadapi berbagai macam rintangan dan godaan. Istiqomah berarti sikap kukuh pada pendirian dan konsekuen dalam tindakan. Dalam makna yang luas, istiqomah merupakan sikap teguh dalam melakukan suatu kebaikan, membela, dan mempertahankan keimanan dan keislaman, walaupun menghadapi berbagai macam tantangan dan godaan.

Istiqomah yaitu menempuh jalan (agama) yang lurus (benar) dengan tidak berpaling ke kiri maupun ke kanan. Istiqomah ini mencakup pelaksanaan semua bentuk ketaatan (kepada Allah) lahir dan batin, dan meninggalkan semua bentuk larangan­Nya.

Oleh karena itu, kita sebagai pelajar harus memberikan contoh yang baik kepada siapa saja dalam kehidupan kita sehari­-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat sekitar.

Allah SWT berfirman:
perilaku jujur amanah dan istiqomah img5
Artinya: “Sesungguhnya orang-­orang yang berkata Tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka tetap istiqomah,tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati”. (Q.S. Al­Ahqaf [46]:13)

Ayat tersebut menjelaskan sikap orang­-orang istiqomah, yaitu menepati dan mengikuti garis-­garis yang telah ditentukan oleh agama, menjalankan semua perintah Allah SWT, dan meninggalkan semua larangan­Nya. Orang yang semacam itu tidak perlu khawatir terhadap diri mereka di hari kiamat karena Allah SWT menjamin keselamatan mereka.

Tahap-tahap Istiqomah

Terdapat beberapa tahapan istiqomah yang dilalui oleh seseorang, yaitu sebagai berikut.
a. Istiqomah hati, yaitu senantiasa teguh dalam mempertahankan kesucian iman dengan cara menjaga kesucian hati dari sifat syirik, menjauhi sifat-­sifat tercela seperti riya’, dan menyuburkan hati dengan sifat terpuji terutama ikhlas.
b. Istiqomah lisan, yaitu memelihara lisan atau tutur kata supaya senantiasa berkata benar dan jujur, setepat kata hati, tidak berpura-­pura, dan tidak terbolak-­balik.
c. Istiqomah perbuatan, yaitu tekun bekerja atau melakukan amalan atau berusaha untuk mencapai keridhaan Allah SWT.

Penerapan Perilaku Istiqomah dalam Kehidupan Sehari-hari

Perilaku istiqomah dapat kita wujudkan dalam kehidupan sehari-­hari, antara lain sebagai berikut.
a. Memperoleh ketenangan hidup
Orang yang istiqomah, yang mampu bersikap konsisten terhadap jalan hidupnya tentu akan menemukan ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan. Ia yakin bahwa apapun yang dilakukan merupakan sebuah jalan yang benar yakni jalan yang dahulu pernah ditempuh oleh hamba­-hamba Allah yang agung, yaitu para nabi, rasul, generasi terbaik setelahnya, dan generasi yang bertekad membawa obor estafet perjuangannya.
b. Melahirkan sikap optimis
Sikap istiqomah yang dimiliki oleh seorang muslim tentu akan melahirkan sikap optimis dalam dirinya. Dalam mengarungi samudra kehidupan ini, ia tidak akan pernah merasa pesimis, mudah menyerah, dan khawatir. Meskipun yang harus ia hadapi yaitu tantangan hidup yang sangat berat. Baginya dengan keistiqomahan yang dimiliki, ia yakin bahwa Allah SWT akan memberikan jalan terbaik dalam kehidupannya.
c. Memiliki keberanian
Seseorang yang selalu istiqomah dalam hidupnya memiliki keberanian yang luar biasa. Ia tidak akan mudah gentar dan takut menghadapi segala rintangan dalam kehidupan ini. Ia tidak akan pernah menjadi seorang pengecut dan pengkhianat. Baginya sikap pengecut merupakan sikap dari orang­-orang yang tidak memiliki komitmen atas jalan hidup yang dipilihnya sendiri.

Dampak Positif Istiqomah

Adapun dampak sikap istiqomah, yaitu sebagai berikut.
a. Dalam hidupnya akan memiliki keberanian dan tidak gentar menghadapi rintangan apapun.
b. Melahirkan ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan.
c. Jauh dari sikap pesimis, sebab selalu yakin terhadap AllahSWT.

Keutamaan Istiqomah

Maksud istiqomah yaitu menempuh jalan (agama) yang lurus (benar) dengan tidak berpaling ke kiri maupun ke kanan. Istiqomah ini mencakup pelaksanaan semua bentuk ketaatan (kepada Allah) lahir dan batin, dan meninggalkan semua bentuk larangan­Nya.
Inilah pengertian istiqomah yang disebutkan oleh Ibnu Rajab Al Hambali. Berikut ayat yang menyebutkan keutamaan istikamah.
perilaku jujur amanah dan istiqomah img6
Artinya: “Sesungguhnya orang­orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (QS. Fushilat [41]: 30)

Menurut tafsir Aisar, yang dimaksud istiqomah ialah mereka yang betul-­betul yakin dengan kebenaran Islam, dengan tidak akan menukarnya dengan kepercayaan lain, serta tetap konsisten menjalankan ibadah dan menjauhi kemungkaran, maka malaikat akan turun kepadanya dua kali. Pertama, ketika hendak menghembuskan nafas terakhir dan kedua, ketika bangkit dari kubur menuju akhirat. Malaikat itu berkata, kami akan temani kamu, hingga berakhir ke surga, seperti yang telah dijanjikan Allah.(Jilid 4:57 ).

Diperkuat oleh hadis, seorang sahabat bertanya: “Ya Rasul tolong ajarkan sesuatu kepadaku yang paling penting dalam Islam, dan saya tidak akan bertanya lagi, kepada siapa pun.” Nabi menjawab “Katakanlah aku telah beriman kepada Allah, kemudian istiqomah (konsisten menjalankan perintah, dan menjauhi larangan.)”(HR.Tirmidzi).

Maksud istiqomah di sini terdapat tiga pendapat di kalangan ahli tafsir, yaitu sebagai berikut.
a. Istiqomah dalam tauhid, sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Bakr Ash Shidiq dan Mujahid.
b. Istiqomah dalam ketaatan dan menunaikan kewajiban Allah, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas, Al Hasan dan Qotadah.
c. Istiqomah dalam ikhlas dan beramal hingga maut menjemput, sebagaimana dikatakan oleh Abul ‘Aliyah dan As Sudi.

Istiqomah mencakup tiga tafsiran ini karena semuanya tidak saling bertentangan. Ayat tersebut menceritakan bahwa orang yang istiqomah dan teguh diatas tauhid dan ketaatan, maka malaikat pun akan memberi kabar gembira padanya ketika maut menjemput “Janganlah takut dan janganlah bersedih”!
Mujahid, ‘Ikrimah, dan Zaid bin Aslam menafsirkan ayat tersebut: “Janganlah takut pada akhirat yang akan kalian hadapi dan janganlah bersedih dengan dunia yang kalian tinggalkan yaitu anak, keluarga, harta dan tanggungan utang. Oleh karena para malaikat nanti yang akan mengurusnya.” Begitu pula mereka diberi kabar gembira berupa surga yang dijanjikan. Dia akan mendapat berbagai macam kebaikan dan terlepas dari berbagai macam kejelekan.

Hikmah Perilaku Istiqomah

Istiqomah berarti sikap kukuh pada pendirian dan konsekuen dalam tindakan. Dalam makna yang luas, istiqomah yaitu sikap teguh dalam melakukan suatu kebaikan, membela, dan mempertahankan keimanan dan keislaman meskipun mengalami berbagai macam tantangan dan godaan.

Perilaku istiqomah akan mendatangkan hikmah, antara lain sebagai berikut.
a. Orang yang istiqomah akan dijauhkan oleh Allah SWT dari rasa takut dan sedih sehingga ia tidak akan gentar dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang.
b. Mendapatkan kesuksesan dalam kehidupan di dunia karena ia tekun dan ulet.
c. Selalu sabar, serta mendirikan salat akan selalu dilindungi oleh Allah SWT.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*